![]() |
Jajaran BWI Kabupaten Kuningan |
inijabar.com, Kuningan- Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Kuningan bersinergi dengan Bank Indonesia Wilayah Cirebon untuk mengoptimalkan pengelolaan wakaf uang dan wakaf melalui uang.
Kolaborasi ini bertujuan memperkuat ekosistem wakaf yang produktif dan berkelanjutan, demi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kab. Kuningan, Selasa (25/3/2025).
Bertempat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Ketua BWI Kuningan, Dr. KH. Aang Asy'ari, bersama Muhammad Harun Al Rasyid, Manager Fungsi Pelaksana Pengembangan UMKM, Keuangan Inklusif dan Syariah Bank Indonesia Cirebon, mengadakan diskusi untuk merumuskan program-program strategis yang dapat mengakselerasi gerakan sadar wakaf. Beberapa program yang dibahas meliputi:
Mewujudkan keberlanjutan pembiayaan pendidikan melalui pengelolaan dana wakaf yang bersumber dari dana abadi Wakaf.
Menyediakan hunian sementara bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya keluarga pasien dari luar daerah. Termasuk menjadi buffer dalam kebutuhan akomodasi saat musim wisata.
Mengembangkan destinasi wisata pertanian berbasis wakaf dengan nilai edukasi dan pemberdayaan ekonomi.
Memberikan akses permodalan dan pendampingan untuk pelaku usaha mikro dan kecil melalui skema wakaf produktif, salah satunya melalui pengembangan Zona Kuliner Halal, Aman dan Sehat (KHAS).
Mengajak masyarakat berwakaf secara rutin dengan nominal terjangkau untuk membangun kesadaran kolektif berbagi manfaat.
Memanfaatkan teknologi digital untuk mempermudah transaksi dan meningkatkan transparansi dalam pengelolaan wakaf melalui aplikasi satuwakaf hasil kolaborasi Bank Indonesia dengan Kemenag.
Dr. KH. Aang Asy'ari menekankan bahwa "sinergi ini merupakan langkah konkret untuk mendorong gerakan wakaf yang inklusif dan memberikan dampak positif bagi pembangunan sosial dan ekonomi", jelas Aang.
Harun Al Rasyid menambahkan bahwa penguatan sektor wakaf, khususnya wakaf uang dan wakaf melalui uang.
"Wakaf uang ini dapat menjadi instrumen penting dalam mendukung pemberdayaan UMKM serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan", pungkasnya.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan ekosistem wakaf di Kabupaten Kuningan dapat berkembang pesat dan menjadi model bagian daerah lain dalam mengoptimalkan potensi wakaf sebagai pilar ekonomi berbasis syariah.(Rojik)