![]() |
Suhada sang 'Jagoan Cikiwul' menyampaikan permintaan maaf dalam unggahan video nya. |
inijabar.com, Kota Bekasi- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengapresiasi keberanian security perusahaan di wilayah Cikiwul Bantargebang yang telah berani menghadapi 'Jagoan Cikiwul' saat datang ke perusahaan tersebut.
"Buat security yang di Kota Bekasi di salah satu perusahaan yang kemarin viral. Saya sampaikan terimakasih atas keberaniannya dan saya minta seluruh security yang ada di Jawa Barat untuk punya nyali yang sama. Kalau kita punya sikap yang sama dan kita punya tindakan yang sama dan kita kompak InshaAllah Jawa Barat akan aman, tertib dan warganya bahagia,"ungkap Dedi Mulyadi.
"Dan bagi orang-orang yang hidupnya menggantungkan diri dari tindakan-tindakan yang sifatnya intimidatif dari sikap-sikap yang sifatnya premanisme pada akhirnya tidak akan mendapat tempat di wilayah Jawa Barat,"sambungnya.
Sementara itu, pria berambut gondrong yang viral tersebut telah meng upload video permohonan maaf nya atas sikapnya saat mendatangi perusahaan yang diduga untuk meminta THR.
"Saya nama Suhada alias mang Ada, asli Cikiwul, pribumi Cikiwul. Dengan kejadian yang viral di tik tok tempo hari, yang telah membuat warga Cikiwul terganggu dengan ucapan saya. Saya minta maaf, mengakui salah. Karena mengaku saya jagoan di Cikiwul, nah itu saya salah. Saya minta maaf,"ujar Suhada dengan mengenakan kacamata gelap nya.
"Dan untuk security yang tempo hari saya maki-maki. Saya minta maaf juga,"ucapnya yang kali ini memakai kaos bertuliskan Korlap PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate).
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Binsar Horotongan Sianturi mengkonfirmasi bahwa pihaknya sudah mengamankan Suhada pada Kamis (20/3/2025) malam.(*)