Ini 7 Persiapan Penting Mudik Lebaran dengan Kendaraan Pribadi

Redaktur author photo

inijabar.com, Kota Bekasi - Tradisi mudik Lebaran 2025, diprediksi akan menyerap jutaan pemudik dari berbagai kota besar menuju kampung halaman. Meski tersedia beragam moda transportasi umum, sebagian besar masyarakat tetap memilih menggunakan kendaraan pribadi, dengan pertimbangan fleksibilitas waktu dan kemudahan mobilitas di daerah tujuan.

Namun, perjalanan jarak jauh dengan kendaraan pribadi, membutuhkan persiapan matang untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan.

Berikut 7 langkah yang harus dipersiapkan jika ingin melakukan mudik dengan kendaraan.

1. Periksa Kondisi Kendaraan Secara Menyeluruh.

Pemeriksaan menyeluruh kondisi kendaraan, menjadi langkah awal yang wajib dilakukan sebelum melakukan perjalanan jauh. Komponen penting yang perlu dicek meliputi kondisi rem, ban, sistem pendingin, sistem kelistrikan, dan cairan-cairan penting seperti minyak rem, oli, dan air radiator.

2. Rencanakan Rute dan Waktu Perjalanan.

Perencanaan rute perjalanan menjadi faktor penting untuk menghindari kemacetan. Manfaatkan aplikasi navigasi seperti Google Maps, Waze, atau TMC Polri untuk mendapatkan informasi terkini kondisi jalan dan alternatif rute yang dapat digunakan.

Pemilihan waktu keberangkatan juga perlu diperhatikan. Berdasarkan data tahun-tahun sebelumnya, waktu terbaik untuk memulai perjalanan adalah dini hari antara pukul 00.00-04.00 WIB ketika volume kendaraan masih rendah.

3. Persiapkan Dokumen Perjalanan.

[cut]


Dokumen seperti SIM, STNK, KTP wajib dibawa dan dipastikan masih berlaku. Membawa fotokopi dokumen penting sebagai cadangan juga dianjurkan untuk mengantisipasi kehilangan.

4. Siapkan Dana Darurat.

Perjalanan jauh memerlukan dana yang tidak sedikit, termasuk untuk hal-hal tidak terduga seperti kerusakan kendaraan, biaya pengobatan jika ada yang sakit, atau penginapan jika terpaksa beristirahat di tengah perjalanan.

Selain uang tunai, pastikan juga kartu debit, kredit, atau dompet digital dalam kondisi aktif dan memiliki saldo yang cukup. Catat juga nomor penting seperti layanan darurat jalan tol dan kepolisian setempat.

5. Bawa Kebutuhan Penting.

Kebutuhan selama perjalanan yang perlu disiapkan meliputi air minum, makanan ringan, obat-obatan pribadi, dan peralatan darurat seperti ban serep yang sudah dipompa, dongkrak, segitiga pengaman, dan P3K.

Untuk keluarga yang membawa anak kecil, persiapan tambahan seperti popok, susu, dan mainan perlu dipertimbangkan untuk menjaga kenyamanan selama perjalanan.

6. Istirahat Secara Berkala di Fasilitas Resmi dan Pos Mudik

Kelelahan menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan di jalan. Pengemudi disarankan beristirahat setiap 2-3 jam perjalanan. Selain rest area jalan tol, pemudik dapat memanfaatkan pos-pos mudik yang disediakan oleh pemerintah maupun relawan di sepanjang jalur mudik.

Beberapa komunitas dan perusahaan swasta, juga mendirikan ratusan pos relawan yang menyediakan makanan dan minuman gratis, serta pemijatan ringan bagi pemudik yang lelah.

7. Patuhi Protokol Keselamatan dan Lalu Lintas.

Mematuhi aturan lalu lintas seperti batas kecepatan, larangan menerobos lampu merah, dan penggunaan sabuk pengaman bagi seluruh penumpang wajib dilakukan. Khusus bagi pengendara sepeda motor, penggunaan helm SNI bagi pengemudi dan penumpang merupakan keharusan.

Dengan persiapan yang matang dan kesadaran akan keselamatan, diharapkan para pemudik dapat menikmati perjalanan yang aman dan nyaman hingga tiba di kampung halaman. (Pandu)

Share:
Komentar

Berita Terkini