![]() |
Warga Desa Pondoh Kec.Juntinyuat menanam pohon pisang di tengah jalan rusak sebagai sindiran bagi pemerintah Indramayu. |
inijabar.com, Indramayu- Sudah hampir dua tahun jalan rusak di Desa Pondoh Kecamatan Juntinyuat tidak mendapat perhatian pemerintah daerah Indramayu.
Warga yang kesal pun menanam pohon pisang di tengah jalan yang rusak tersebut. Higga Jumat (4/4/2025) deretan pohon pisang terlihat tertancap di tengah jalan berlobang tersebut sepanjang satu kilometer.
"Kami sebagai warga Pondoh sangat berharap sekali (ada perbaikan). Dengan kondisi jalan seperti ini (berlubang) kan banyak terjadi kecelakaan,"ucap salah satu warga dikutip dari video Indramayu Update. Jumat (4/4/2025).
Dia juga mengusulkan jika ada perbaikan jalan agar dicor saja bukan di aspal agar lebih bertahan lama.
"Mudah-mudahan pemerintah daerah merespon dan segera melakukan tindakan (perbaikan) supaya terealisasi lah,"harapnya.
Dia juga mengungkapkan, dirinya sudah menanyakan pada pihak pemerintah Desa Pondoh dan diakui telah diusulkan perbaikan jalan.
"Tapi ga gau dari sana nya (Pemkab Indramayu). Ini nyatanya kan belum ada tindakan sama sekali,"ucapnya.
Kalau hujan, kata dia, juga banjir sampai lutut orang dewasa dan sering ada kecelakaan.
"Ya ini kan akses umum, ini kan jalan kabupaten jadi orang mana saja bukan hanya warga sini,"tandasnya.
Postingan video tersebut pun menuai komentar dari warganet terutama ditujukan ke Bupati Indramayu Lucky Hakim.
"Halo kang Lucky?, priwen pd bae (halo kang Lucky? Gimna sama aja),"tulis pemilik akun Gade.(*)