KDM Ancam Oknum Dishub Bogor Yang Potong Uang Kompensasi Supir Angkot

Redaktur author photo

 

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

inijabar.com, Subang- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi geram ketika mendengar uang kompensasi libur bagi supir angkot di Kabupaten Bogor yang jurusanya ke Puncak, Cianjur, Cipanas dipotong sebesar Rp200 ribu per supir angkot.

Seperti diketahui Dedi Mulyadi meminta para supir angkot di Bogor yang melalui jalur puncak selama 7 hari di momen libur lebaran untuk  tidak bekerja guna mengurangi kemacetan di Puncak saat libur lebaran.

Dedi Mulyadi pun memberikan kompensasi pada supir angkot tersebut sebesar Rp1 juta dan paket sembako senilai Rp500 ribu per supir angkot. Namun diduga uang kompensasi tersebut dipotong oknum sebesar Rp200 ribu per orang.

Informasi adanya dugaan pemotongan kompensasi tersebut diucapkan Kabid Lalu lintas Dishub Kabupaten Bogor Dadang Kosasih saat merazia beberapa angkot yang masih beroperasi pada H+2 libur lebaran.

Dadang Kosasih mengungkapkan, ada sopir angkot yang hanya menerima Rp 800 ribu dari kompensasi yang seharusnya berjumlah Rp 1 juta. 

“Banyak juga laporan seperti itu. Kami akan menelusuri siapa yang melakukan pemotongan ini. Yang jelas, seharusnya sopir menerima penuh Rp 1,5 juta,” ujar Dadang pada Rabu (3/4/2025).

Dedi Mulyadi pun mengkonfirmasi pada salah satu supir angkot di wilayah Bogor jalur Puncak bernama Emen.

Diakui Emen, bahwa pemotongan tersebut diembel-embel se ikhlas nya tapi angka nya dipatok sebesar Rp200 ribu.

"Yang motong nya siapa,"tanya Dedi Mulyadi yang dijawab tegas bahwa yang melakukan pemotongan oknum Dishub Kabupaten Bogor dan oknum Organda.

"Ya dari Dishub, Organda, KKSU (sub unit Organda),"jawabnya.

Dedi Mulyadi pun mempertegas pertanyaanya apakah oknum Dishub nya Dishub Provinsi Jabar atau Dishub Kabupaten Bogor.

"Dishub Kabupaten Bogor,"ucap Emen tegas.

Pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini menyatakan, bantuan kompensasi tersebut berasal dari Bank Jabar Peduli dan Baznas Provinsi Jabar.

Dedi Mulyadi pun bakal memproses oknum yang melakukan potongan dari kompensasi para supir angkot di Bogor jalur Puncak.

"Udah lah yang motong-motong akan saya suruh periksa sama polisi,"tegasnya.(*)

Share:
Komentar

Berita Terkini