![]() |
Longsor di Desa Neglasari tutup akses jalan Bonja, dibutuhkan alat berat agar jalan kembali bisa dilalui. |
inijabar.com, Ciamis - Longsor yang terjadi menutup Jalan Bonja Dusun Sukamantri Desa Neglasari Kecamatan Pamarican sepanjang kurang lebih 50 meter pada Rabu (02/4/2025).
Tumpukan tanah cukup tinggi sehingga untuk membenahi nya diperlukan alat berat agar lebih cepat bisa diakses pengendara yang melintas.
Kasi Pemerintahan Desa Neglasari Opik Taufik yang juga merangkap sebagai PLT Kadus Cigamping menyatakan, longsor tersebut ada tiga titik yang menyebabkan jalan tersebut tidak bisa dilalui.
"Diantaranya, di tanjakan Bonja, ada satu lagi sebelum warung bu Entin, dan satu lagi di dekat sini. Yang paling parah yang deket warung bu Entin dan di tanjakan Bonja yang ga bisa dilewati sama sekali,"ucap Opik pada inijabar.com melalui selularnya. Rabu (04/3/2025).
"Sungai Cipamutih meluap ada juga motor terbawa arus. Ini (longsor) tidak bisa dilewati pak. Kalau yang longsor kita belum bisa gimana-gimana. Tapi sama masyarakat coba diupayakan pakai cangkul tapi itu terlalu besar harus pakai alat berat,"ujarnya.
Jalan tersebut, kata Opik, merupakan akses jalan kabupaten dengan Pangandaran tapi itu ada jalur alternatif yang ke arah Cikupa.
Dia berharap Pemkab Ciamis segera menurunkan alat berat agar cepat bisa dilewati.
"Ini akses jalur Sidamulih-Langkapangkal sampai Pamarican Neglasari total (tak bisa dilewati). Mohon segera dibantu alat berat,"ungkapnya.
Dirinya juga menceritakan ada jalur Sukajaya-Neglasari yang terendam banjir akibat curah hujan dan luapan sungai Cipamutih membuat sawah-sawah juga terendam.
"Ladang sawah kebanjiran, yang lagi panen semua habis (gagal panen),"tandas Opik.(edo)